Mungkin aku hanya seorang yang bodoh
Yang hanya berperan di panggung tawa
Ya, panggung sandiwara tawa yang bodoh bahkan sangat terbodoh
Seorang manusia yang tetap hidup pada cintanya
Meskipun ludah dan ciduk yang tlah dia lemparkan berkali kali
Meskipun tlah nyata kehitaman akan semua cerita dan janji nya
Tapi .....
Tuhan, jika pedihku adalah bahagianya
kuikhlaskan derai bening kepung sekujur raga
dan rindu ini tercabut dari akarnya
Demi segala bahagianya ...
Ku iklaskan ...
Sungguh ...
-CherO, Maafkanku tuk tetap pada cintaku padamu-
No comments:
Post a Comment