Keberadaan tak kurasa nyata
Terbilang maut berdenting sayu
Merobek segala kebisingan dunia
Menyapa kekalutan insan layu
Wajah polos mengangguk lugu
Tenggelam dalam kepuasan belagu
Isak tawa tak beda berlalu semu
Mengecap kepalsuan maut semanis tebu
Sadarlah wahai jiwa
Bertuntun maut tak kan lekang dalam waktu
No comments:
Post a Comment