Sunday, May 26, 2002

Keberadaan tak kurasa nyata
Terbilang maut berdenting sayu
Merobek segala kebisingan dunia
Menyapa kekalutan insan layu

Wajah polos mengangguk lugu
Tenggelam dalam kepuasan belagu
Isak tawa tak beda berlalu semu
Mengecap kepalsuan maut semanis tebu

Sadarlah wahai jiwa
Bertuntun maut tak kan lekang dalam waktu

No comments: