Saturday, July 06, 2002

Perbincangan hari kemaren, sungguh menumbuhkan semangat di hati,
ku ingin kau dapat menjadi seseorang yang berahasil,
Menuntut karir dalam keteguhan jiwa, tak lagi berkutat pada dunia mayamu,
karena sungguh lebih indah dunia nyatamu,
Tak ku bermaksud tuk mengusik jiwamu, tak bermaksud tuk merasuki pikiranmu,
ku hanya ingin kamu membuka pandanganmu tuk sesuatu yang lebih real.

Aku mungkin bukan orang yang tepat untuk berada di sampingmu, tapi ...
Ijinkahlah aku untuk menjadi seseorang yang tetap sebagai temanmu hingga kau menemukan rumahmu ...

Lagu ini, ku persembahkan untukmu ...

Sekedar melangkah masuk dan coba menyapa
Usalah lagi kau simpan kecewakanlah dia
Berilah dirimu kesempatan, tuk menyemai cinta

*Reduplah ... Nikmatnya ... Rasakan kembali asmara
Biarlah ... Hangatnya ... Menyatu menyembuhkan luka
Membelai Jiwa ...

Walau nanti umpama, Kita tak berdua
Tak ada sesal ku rasa, karena kau layak bahagia ...

Membelai Jiwa, selamat tinggal buram
Hidup indah, sayang di siakan
Percayalah, hidup kamu bukanlah akhir dunia
Semestinya kau bahagia ...

Disadur dari lagu *Katon Bagaskara - Semestinya Kau layak bahagia.*

Tuhan, ku selalu rapuh ... rapuh .... tak tahu apa yang harus kulakukan
Setiap hari keadaan diri nya dan aku berbeda ...
Entah apa yang ada dalam benak pikirannya dia sekarang ini,
Tuhan .... maafkanlah aku yang terlalu bersuka dalam hal yang kecil ....
Maafkanlah aku .....

No comments: